Emas Mendekati Level Terendah Tiga Bulanan
Harga emas turun hampir 1% sesi Selasa kemarin, dan ditransaksikan mendekati level terendah 3 bulan yang dicapai pekan lalu, seiring dengan menguatnya USD dan melemahnya harga minyak yang mana telah memberi tekanan pada
harga logam mulia.
Emas melemah ke level low $647 per ounce dan terakhir tercatat di level $647.55/648.05, dibandingkan dengan $653.40/$654.90 di sesi New York hari Senin dan level low hari Jum’at di $644.40.
Perkembangan nilai tukar USD akan menjadi faktor penting bagi emas menyusul akan dirilisnya data CPI AS pekan ini. Nampaknya emas akan mengalami masa konsolidasi terlebih dahulu sebelum akhirnya kembali menguat. USD menembus level tertinggi 2 bulan yang dicapai pekan lalu terhadap euro pada hari Selasa kemarin dan menembus
level tertinggi 3-1/2 bulan terhadap Swiss franc, yang dipicu oleh kuatnya yield obligasi AS.
Emas seringkali bergerak berlawanan arah dengan USD dan biasanya digunakan sebagai investasi lindung nilai terhadap inflasi. Harga minyak dilaporkan turun di bawah $69 per barel menyusul concern mengenai inflasi dan naiknya suku bunga telah mendominasi pasar finansial, dan investor energi memfokuskan perhatiannya pada meningkatnya pengiriman minyak North Sea dan meningkatnya stok gasoline AS.
Pelaku pasar berpendapat kondisi harga saat ini terlihat menguntungkan bagi para pembeli untuk masuk pasar, namun mereka nampaknya masih menunggu hingga muncul tanda-tanda harga akan rebound.
Harga emas nampaknya akan melemah dahulu dalam beberapa hari kedepan dan kemungkinan akan turun di bawah $640. Namun harga di bawah $650 juga terlihat positif untuk mulai mempertimbangkan melakukan pembelian.
Laporan dari dunia industri menyebutkan, Tawhid Abdullah, direktur utama dari Dubai Gold and Jewellery Group, mengatakan meningkatnya permintaan dari para pembeli Timur Tengah telah mendorong peningkatan nilai penjualan emas Dubai dengan 38% di bulan Mei dari bulan yang sama tahun lalu. Sementara itu dilaporkan, gold and gold receivables (emas dan piutang emas) yang dikuasai oleh bank-bank sentral Eropa turun dengan 59 juta euro menjadi 179,936 milyar euro ($240,1 milyar) di pekan yang berakhir per 8 Juni, demikian ECB mengatakan.
Net foreign exchange reserves pada Eurosystem bank-bank sentral Eropa secara virtual unchange di level 146,5 milyar euro, demikian dilaporkan ECB. Gold holdings turun akibat penjualan oleh 2 bank sentral Eropa, dan masih konsisten dengan Perjanjian Emas Bank sentral 2004, demikian ECB. (RISET-iwan)



