Harga Emas Rebound Naik; Dolar Masih Lemah
Pasar New York Rabu semalam (05/03) harga emas naik 1% setelah sempat turun pada hari sebelumnya, ketika dolar melemah terhadap Euro dan harga minyak kembali meningkat. Harga emas spot turun ke harga terendah $959,45 perounce sebelum berangkat naik ke $975.40.
Para analis mengatakan bahwa harga emas tidak berhenti untuk naik sampai harganya mencapai $1000 perounce. Hari ini minyak mencapai rekor baru dan dolar melemah karena perkiraan akan terjadi penurunan suku bunga AS.
Pergerakan harga akan terjadi kembali setelah pengumuman Non farm payrolls, kalau dollar AS melemah lagi maka harga emas akan kembali meningkat.
Emas, perak, platina, dan paladium menjadi pilihan investasi terbaik pada tahun ini, karena memiliki penampilan yang lebih baik bila dibandingkan aset keuangan lainnya.Sekitar 95% investor baru global, saat ini tercatat telah memarkir dananya dalam produk investasi jenis logam mulia itu.
"Investor sangat khawatir dengan keamanan investasi. Akhirnya sebagian besar menyimpan dananya dalam bentuk emas," kata Mark O'Byrne, Executive Director Glod & Silver Investments Ltd, seperti dikutip Bloomberg. Harga sejumlah logam mulia sudah melonjak hingga dua kali lipat dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan pelemahan dolar AS terhadap euro dan yen.
Logam tersebut juga berhasil mencapai tingkat pengembalian sebanyak enam hingga 20 kali lebih tinggi dibandingkan dengan nilai investasi pada surat utang pemerintah AS, sekaligus mampu berjaya ketika indeks harga saham anjlok.(REUTERS/BLOOMBERG/RISET-iwan)
Thursday, March 6, 2008
Posted by Russley Futures-Administrator



