Emas Turun oleh Aksi Panic Selling, Trend Bullish
Pergerakan harga emas pada perdagangan kemarin di sesi Asia (23/01) kembali membukukan penurunan. Emas saat ini mengalami penurunan sebesar 3% di bawah harga rekornya setelah kemarin mengalami peningkatan tajam setelah dolar melemah kembali terhadap euro. Penurunan harga emas ini didorong ketidakpastian pada pasar keuangan global diikuti oleh aksi panic selling.
Harga emas spot mengalami penurunan sebesar 4 dolar (0.5%) dan diperdagangkan pada posisi 888.34 dolar per ons pada perdagangan di Singapura kemarin pagi. Tingkat harga ini berada 2.8% di bawah tingkat rekornya yang dicapai pada tanggal 14 Januari lalu pada posisi 914.30 dolar per ons.
Meskipun saat ini mengalami penurunan, akan tetapi menurut para analis emas masih berada pada trend bullish. Aksi agressive Fed yang menurunkan FFR sebesar 75 bps kemarin, masih memberikan potensi kuat bagi emas untukmenguat. Bahkan Fed diprediksi akan kembali menurunkan tingkat bunganya minggu depan. (REUTERS/RISET-iwan)
Thursday, January 24, 2008
Posted by Russley Futures-Administrator



