Wednesday, January 16, 2008

Emas Naik Di London Imbas Pelemahan Dollar AS

Harga emas di pasar London Selasa 15 Januari meneruskan kenaikannya karena kenaikan permintaan oleh turunnya dolar AS. Investasi di Street Tracks Gold Trust, exchange-trade fund (ETF) terbesar dunia yang didukung oleh emas, naik 10.75 metrik ton kemarin dan mencapai rekor sebesar 652.56 ton, menurut World Gold Council. Emas naik 8.5% tahun ini ketika dolar turun 1.9% terhadap Euro. Dengan kenaikan dua atau tiga ton di ETF dan kamu mendapatkan sesuatu yang besar seakan mendapat 10 ton kemarin. Harga emas spot naik sedikit $904.52 perounce pada jam 12:14 p.m di London setelah diperdagangkan pada $910.95. Harga akan naik 45% pada tahun ini dan kemarin naik untuk kelima kalinya mencapai rekor $914.3 ketika UBS Bloomberg dari Indeks Commidity mencapai harga tertinggi sepanjang masa.

Di India saat ini permintaan emas akan meningkat, diperkirakan akan ada pembelian sebesar 800 ton seperti tahun lalu yang meningkat 11% dibanding tahun 2006. Di bulan ini India sedang musim kawin sehingga permintaan perhiasaan emas semakin besar. Asset dari logam mulia di ETF naik $260 juta dalam 6 minggu menjadi $1.1 milyar. Beberapa investor sudah memindahkan uangnya dari saham ke komoditi.

Namun, U.S. gold futures ditutup melemah pada akhir sesinya tadi dinihari. Patrick Fearon, metals analyst pada A.G. Edwards & Sons di St. Louis, mengungkapkan bahwa rebound dollar yang mulanya menguat dan jatuhnya harga minyak mentah (energi) memicu profit taking pada emas.

"And I think ultimately you also have to keep in mind that with the global economy slowing down, at some point, that's going to be negative for gold. So we should expect to see a pullback at some point," imbuh Fearon. (REUTERS/RISET-iwan)


The Ubuntu Counter Project - user number # 16649