Tuesday, December 11, 2007

Emas Menguat Terbatas di Awal Perdagangan Minggu Ini

Emas melonjak 2% hari Senin kemarin menyusul maraknya aksi beli ditengah terpuruknya dolar menjelang sidang The Fed Rabu dini hari nanti yang diprediksi akan memangkas suku bunganya. Harga emas naik ke level intraday high $812.10 per ounce, level tertingginya sejak 28 November, dan terakhir bertengger di sekitar $808.90/809.60, dibandingkan $794.90/795.70 posisinya sesi New York hari Jum’at lalu, ketika terkoreksi lebih dari $8.

Emas telah bergerak terbatas dalam beberapa hari terakhir ini menjelang sidang The Fed, dimana data payrolls yang dirilis akhir pekan lalu telah mengurangi prospek pemangkasan 50 bps. Sementara harga minyak naik lebih dari 1% menyusul ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed akan mencerahkan kembali prospek pertumbuhan ekonomi AS sebagai negara konsumen minyak utama dunia.

Namun kenaikannya tersebut masih mendapat tekanan setelah laporan cuaca mengatakan kondisi suhu udara yang lebih hangat akan mengurangi permintaan minyak. U.S. Energy Secretary Sam Bodman dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi CNBC mengatakan bahwa kenaikan harga minyak yang mendekati $90 per barel bukan dipicu oleh kondisi fundamental, karena pihaknya merasa tidak mengalami kekurangan pasokan energi. Ia berpendapat bahwa kenaikan harga minyak dipicu oleh masalah geopolitik dan ia mendesak OPEC agar tetap mempertahankan suplai minyaknya untuk menjaga stabilitas harga minyak di pasar dunia.


The Ubuntu Counter Project - user number # 16649