Harga Hard Commodities Turun Akibat Masalah Kredit di AS
Perdagangan Senin 22 Oktober kemarin, harga-harga dari hard commodities seperti Minyak Bumi. Emas dan tembaga jatuh akibat spekulasi bahwa permasalahn kredit di AS akan berdampak negative bagi pertumbuhan ekonomi di masa datang, sehingga menyebabkan penurunan permintaan ketiga barang tersebut
Penurunan ketiga jenis komoditas tersebut mengikuti pernyataan dari Negara- Negara G7 yang menunjukkan betapa terpusatnya perhatian mereka pada kegagalan sektor kredit di AS yang kemungkinan besar akan berakibat buruk pada perekonomian AS. Harga tembaga turun ke level terendah selama 5 minggu, harga Emas juga turun dari level tertingginya selama 27 tahun dan sempat menyentuh level 745 per troy ounce, sedangkan harga minyak bumi telah mencapai 85 USD per barel.
Minyak Bumi untuk kontrak bulan Desember yang merupakan bulan kontrak yang paling banyak ditransaksikan di NYMEX turun ke level dibawah 85 USD perbarel pada saat pembukaan pasar Eropa.
Penurunan Minyak Bumi ini juga diakibatkan pernyataan Menteri Pertahanan US Robert Gates, yang menyatakan bahwa tekanan terhadap para pemberontak Irak oleh Turki menurun. Harga minyak bumi sempat menyentuh level 90 USD perbarel setelah pembuat kebijakan di Turki menyetujui rencana penyerangan turki ke Irak Utara. (AP/RISET-iwan)
Tuesday, October 23, 2007
Posted by Russley Futures-Administrator



