Emas Terus Naik ke Level Tertinggi Sejak 1980, Imbas Dolar dan Minyak
Di tengah anjloknya dolar dan terus naiknya harga minyak, daya tarik emas pun semakin bersinar sejalan dengan karakteristiknya sebagai alternatif investasi selain dolar yang juga merupakan media lindung nilai guna menghindari kerugian yang disebabkan oleh kenaikan harga (inflasi).
Pada sesi London semalam terpantau emas telah terus bergerak menguat hingga ke level tertingginya sejak Januari 1980. Terus naiknya harga minyak dan masih melemahnya sentimen atas dolar angkat harga emas yang sepanjang tahun ini telah mengalami kenaikan sebesar 25%, merupakan kenaikan terbesar sejak 1979. Mengikuti, perak juga menguat hingga ke level tertingginya selama delapan bulan.
Di sesi London semalam terpantau harga emas kontrak teraktif telah menguat sebesar $7.75 atau 1% ke level $792.95 per ons, sebelumnya sempat menyentuh level $794.70, tertinggi sejak Januari 1980. Sementara di sesi elektronik New York Mercantile Exchange terpantau harga emas kontrak teraktif telah naik sebesar $9.7 menjadi $797.20 per ons.
Terpantau perak juga menguat, dengan naik sebesar 20.5 sen ke level $14.485 per ons. Adapun atas adanya spekulasi bahwa The Fed akan turunkan suku bunganya, diprediksi emas masih akan teruskan penguatan pada minggu ini. (AP/RISET-iwan)
Tuesday, October 30, 2007
Posted by Russley Futures-Administrator



