Thursday, September 13, 2007

Minyak Terus Naik dan Cetak Rekor Baru, Cadangan AS Turun Tajam

Terpantau semalam (13/09) harga minyak mentah terus menguat hingga ke level rekor tertinggi barunya di atas level $79 per barel. Penguatan mulai terjadi pasca pengumuman Departemen Energi AS yang umumkan penurunan cadangan terbesar pada sepanjang tahun ini, dan tengah malam kemarin harga pun telah hampiri level rekor tertinggi barunya. Dilaporkan sebelumnya, bahwa posisi cadangan minyak mentah AS pada minggu lalu turun sebesar 7.01 juta barel menjadi 322.6 juta barel. Penurunan tersebut lebih besar dari prediksi ekonom, juga jauh melonjak dari penurunan cadangan pada dua minggu lalu di mana cadangan berkurang sebanyak 3.9 juta barel.
OPEC memang telah menyetujui untuk melakukan penambahan tingkat produksi sebanyak 500,000 barel per hari, namun penambahan tersebut diprediksi masih belum akan cukup untuk memenuhi tingginya permintaan pada musim panas ini, di mana kendaraan bermotor ramai dipergunakan. Terpantau semalam harga minyak mentah kontrak teraktif di New York Mercantile Exchange, kontrak Oktober, sempat menguat sebesar $1.06 atau 1.33% ke level rekor $79.29 per barel; namun harga masih terpantau terus naik di mana kini harga masih terus mencetak level rekor tertinggi baru di level$79.68 per barel, menguat sebesar $1.29 atau 1.7%. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak 1983, di mana perdagangan kontrak minyak berjangka dimulai.

Minyak Brent juga terpantau menguat di mana harga minyak kontrak Oktober menguat sebesar $1.36 atau 1.78% ke level $77.74 per barel di sesi ICE Futures Europe exchange, London. Posisi harga tersebut merupakan yang tertinggi sejak 23 Juli lalu. (.REUTERS/RISET-iwan)


The Ubuntu Counter Project - user number # 16649