Monday, September 17, 2007

Emas Stabil di Tengah Prediksi Turunnya Suku Bunga

Harga emas pada perdagangan akhir minggu ini (15/09) hanya mengalami sedikit perubahan karena sebagian pelaku pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Amerika minggu depan ini; hal yang mendongkrak nilai dollar dan mengurangi pilihan pada logam mulia emas sebagai alternatif investasi. Nilai emas terpantau meningkat 7.6% dalam 4 minggu terakhir terkait dengan kejatuhan nilai tukar dollar terhadap euro, dikarenakan perkiraan The Fed akan menurunkan suku bunga dari 5.25% pada 18 September mendatang. Hal ini telah medorong rally emas pada 5 dari 6 pasar yang sebelumnya bearish.

Melalui pasar suku bunga berjangka terlihat bagaimana para trader memandang terdapatnya kemungkinan sebesar 42% bahwa the Fed akan menurunkan suku bunganya menjadi sebesar 5% di minggu depan. Di pasar lainnya, Euro sempat mencapai level rekor tertinggi pada $1.3927 kemarin dan terendah di pasar AS dini hari tadi di level $1.3844. Analis memperkirakan bahwa harga emas akan meningkat mencapai level tertinggi 26 tahunnya pada $732 per ons yaitu di posisi Mei 2006 apabila pengaruh US subprime mortgages melemahkan mata uang dollar.

Nilai kontrak berjangka Emas untuk penyerahan Desember turun $ 0.1 menjadi $717.80 per ons pada divisi Comex di bursa New York Merchantile Exchange, setelah sempat naik ke level $ 726.30, demikian rilis berita dari Bloomberg. (BLOOMBERG/RISET-iwan)


The Ubuntu Counter Project - user number # 16649