Monday, June 18, 2007

Emas bergerak menguat di sesi Eropa hari Jum’at lalu menyusul melemahnya USD setelah data inflasi inti AS dirilis lebih rendah dari perkiraan. Harga emas spot naik ke level high $655.45 per ounce dan terakhir tercatat di sekitar level $655.25/$655.75, dibandingkan $651.20/$652.70 level penutupannya di sesi New York hari Kamis.

Meskipun emas terlihat cukup positif dimana kemungkinan pekan ini akan memulih, namun tidaklah mengejutkan jika emaskembali mengalami koreksi menuju level sekitar $640. USD tercatat melemah terhadap euro dan mempertajam koreksinya setelah data industrial production dan capacity use dirilis di bawah ekspektasi di bulan Mei, menambah spekulasi bahwa tekanan inflasi akan mereda.

Sementara itu, harga minyak turun di bawah $71 per barel setelah selama 2 hari terakhir menguat akibat kekhawatiran seputar terhambatnya suplai dari unit pengilangan minyak AS dan kekerasan yang masih berlangsung di Timur Tengah. Emas nampaknya masih akan diperdagangkan di kisarannya saat ini dalam pekan ini namun diprediksi akan kembali menguat dalam jangka menengah-panjang kedepan. Emas diproyeksikan akan stabil di sekitar level $700 per ounce dalam jangka panjang ditengah prospek bearish USD


Outlook Emas Pekan Ini

Kenaikan pada yield obligasi akhir-akhir ini akan kembali mendominasi perhatian pasar dalam pekan ini menyusul investor akan menyoroti data perumahan AS dan indikator sentimen bisnis dan investasi Jerman untuk menaksir prospek pertumbuhan ekonomi dan tingkat bunga.

Yield obligasi 10-tahun pemerintah AS, zona euro dan Inggris menembus level tertinggi multi tahunannya pekan kemarin setelah investor mengubah posisi secara dramatis untuk prospek langkah kebijakan bank sentral dalam menstabilkan laju inflasi ketimbang melihat latar belakang kuatnya pertumbuhan ekonomi. Bank sentral Selandia Baru pekan kemarin telah mengejutkan pasar dengan menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 8%. Sedangkan untuk The Fed, spekulasi mengenai kemungkinan melakukan pemangkasan suku bunga dalam tahun ini terlihat mereda. Sebuah polling Reuters menunjukkan suku bunga nampaknya akan dipertahankan hingga tahun 2008 mendatang, dibandingkan di bulan Mei disaat spekulasi pemangkasan suku bunga marak terjadi. Data mortgage application akan dicermati pasar menyusul kondisi pasar perumahan belakangan ini dituding mengalami tekanan akibat tingginya yield obligasi.

Kenaikan pada yield obligasi AS telah mengangkat USD, khususnya terhadap mata uang dengan yield rendah seperti yen Jepang. Di sesi Jum’at lalu, USD menembus level tertinggi 4-1/2 tahun terhadap yen Jepang setelah BOJ mempertahankan suku bunganya di level 0.5% dan tidak memberikan sinyal terang mengenai prospek kenaikan suku bunga berikutnya.

Pekan ini akan diawali dengan dirilisnya data indeks National Association of Home Builders (NAHB) AS untuk periode Juni, dimana hasil polling Reuters menunjukkan perkiraan reading 30, tidak berubah dari levelnya bulan sebelumnya dan berada di plafon bawah dari siklusnya yang dicapai di bulan Oktober lalu.

Pada hari Selasa data housing starts AS akan dirilis dengan polling menunjukkan 1.48 juta housing starts tahunannya, turun dari periode April. Investor juga akan menyoroti data indeks sentimen bisnis dan sentimen investor Jerman ketika data indeks ZEW dan Ifo masing-masing dirilis hari Selasa dan Rabu. Hasil polling menunjukkan indeks ZEW kemungkinan meningkat menjadi 29 di bulan Juni dari 24, namun sedikit melemah untuk current conditions yaitu menjadi 87.5 dari 88.

Sedangkan untuk data Ifo bulan Juni akan dirilis hari Jum’at dan diperkirakan unchange dari bulan sebelumnya. Sementara itu, bank sentral Swedia akan menggelar sidang regulernya hari Selasa dan Rabu dengan perkiraan kenaikan 25 basis poin menjadi 3.5%, level tertingginya sejak Maret 2003.

Komentar petinggi bank sentral juga akan dicermati pasar, dengan Presiden ECB Jean-Claude Trichet akan berpidato di Montreal pada hari Senin sementara Gubernur BOJ Toshihiko Fukui akan berpidato di Tokyo pada hari Kamis. Pada hari Rabu, BoE akan merilis minutes dari hasil sidang regulernya yang terakhir berlangsung. Sementara dalam sidangnya belum lama ini BoE mempertahankan suku bunganya di level 5.5%, dan kalangan analis memprediksi minutes akan mengisyaratkan bahwa suku bunga kemungkinan akan dinaikkan dalam bulan-bulan berikutnya.




The Ubuntu Counter Project - user number # 16649