Para analis memprediksi kemungkinan emas untuk recover akibat bargain hunting dan physical buying. Namun mereka juga mengatakan penjualan emas oleh bank-bank sentral Eropa yang lebih besar dari biasanya dalam beberapa pekan terakhir, nampaknya akan menekan penguatan harga emas di pasar. Emas diperkirakan akan rebound dari level-levelnya saat ini yang dipicu oleh melemahnya USD. Hingga pukul 21.28 WIB hari Jum’at lalu, emas bertengger di level $655.40/655.90 per ounce, dibandingkan levelnya sesi New York hari Kamis di $653.20/653.70, ketika mengalmi koreksi ke level low $651.30. Sejumlah dana investasi ditarik dari emas, base metals, dan dari komoditi akibat menguatnya USD terhadap euro. Saat ini tren USD menjadi faktor utama bagi emas. Namun emas terancam mengalami tekanan jual yang lebih besar jika euro terkoreksi di bawah level $1.34.
Sementara itu, USD mengalami koreksi setelah data existing home sales AS periode April dirilis melemah lebih rendah dari perkiraan yang mana telah kembali memunculkan kekhawatiran seputar memburuknya kondisi pasar perumahan AS. Penjualan emas oleh bank-bank sentral Eropa di bawah pakta 5 tahunan yang dimulai di tahun 2004 telah menambah sentiment negatif bagi emas.
Pada hari Selasa, bank sentral Eropa (ECB) melaporkan telah menjual 280 juta euro emasnya dan gold receivables (piutang emas). Sejumlah analis mengatakan ECB belakangan ini terlihat meningkatkan penjualan emasnya untuk mengimbangi penjualan emasnya yang melemah di awal tahun ini. Di bulan Mei, bank sentral Spanyol (Bank of Spain) telah menjual 1.3 juta ounce emasnya dari cadangannya, setelah menjual 1.3
juta ounce di bulan Maret sebelumnya. Sedangkan di bulan April, bank sentral Perancis (Bank of France) mengumumkan telah menjual 105 ton emasnya di tahun 2006. Dalam perdagangan logam mulia lainnya, platinum terkoreksi ke level terendah 5 pekan di $1,267 per ounce, dibandingkan $1,280/1,285 di sesi New York sebelumnya. Sementara palladium bergerak flat di level $364/368 dan perak naik 10 sen ke level $12.92/12.95 di sesi New York.