Para investor selama pekan ini akan menyoroti data indikator kepercayaan Jerman untuk melihat apakah pertumbuhan ekonomi Eropa masih solid (kuat) sementara data penjualan rumah AS kemungkinan akan memberi dukungan positif mengenai sehatnya kondisi ekonomi negara dengan perekonomian terbesar dunia tersebut.
Sementara rilis minutes BoE pada sidang terakhirnya akan memberikan indikasi apakah suku bunga akan kembali dinaikkan secepatnya bulan depan setelah suku bnga dinaikkan pada level tertingginya 6 tahun pekan lalu.
Pertumbuhan ekonomi global masih kuat, yang telah mendorong pasar saham ke level tertinggi multi tahunannya, sementara sejumlah yield obligasi berada pada level tertingginya dalam beberapa tahun menyusul maraknya pasar fixed-income.
Dengan pasar memprediksi akan terjadi kenaikan suku bunga oleh ECB di bulan Juni mendatang, maka data sentimen bisnis dan investor Jerman akan menjadi pusat perhatian diantara kalender ekonomi zona euro. Indeks iklim bisnis Jerman bulan Mei dari lembaga riset ekonomi Ifo yang akan dirilis hari Kamis, nampaknya akan menunjukkan kondisi yang meningkat, dimana hal ini diawali oleh rilis data ZEW index (indeks kepercayaan investor) hari Selasa yang juga diprediksi meningkat. Meskipun demikian, sejumlah pengamat berhati-hati dalam berspekulasi mengenai tingkat kepercayaan maupun prospek pertumbuhan tahun ini. Naiknya suku bunga, tingginya nilai tukar euro dan naiknya harga minyak akan berpotensi melemahkan tingkat kepercayaan.
Sementara data new home sales dan existing home sales AS akan diperhatikan dengan teliti setelah data perumahan AS pecan lalu memberikan indikasi bahwa masalah alam sektor perumahan AS nampaknya tidak seburuk yang dibayangkan, yang ditandai oleh meningkatnya housing starts. Meskipun demikian kekhawatiran masih tetap ada seiring dengan turunnya building permits pekan lalu ke level terendah 1 dekade dimana menambah kekhawatiran bahwa lemahnya sektor perumahan masih akan berlanjut.
Data ekonomi AS belakangan ini memberikan sinyal mixed untuk melemahnya pertumbuhan ekonomi namun kondisi pasar tenaga kerjanya menunjukkan peningkatan sehingga sedikit mengurangi prospek pemangkasan suku bunga oleh The Fed dalam tahun ini. Dari Inggris, rilis minutes dari sidang BoE bulan ini akan mendominasi pasar pekan ini, dimana akan dilihat seberapa banyak anggota MPC yang telah mengusulkan kenaikan 50 basis poin. Jika memang ternyata banyak anggota yang mengusulkan, maka kemungkinan terjadi kenaikan 25 bps pada sidangnya di bulan Juni mendatang. Dua pekan sebelumnya BoE telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5.5%, yang menjadikannya sebagai negara dengan tingkat bunga tertinggi diantara negara G7.
Menteri Keuangan AS Henry Paulson dan Wakil Perdana Menteri Cina Wu Yi akan bertemu di Washington pada hari Selasa untuk membicarakan masalah Ekonomi, setelah pada hari Jum’at Cina mengumumkan menaikkan suku bunga dan trading band mata uangnya. Paulson menghendaki agar Cina melonggarkan kontrolnya terhadap mata uangnya dan membiarkan kekuatan pasar yang menentukan fluktuasi nilai tukarnya. (riset-iwan)