Tuesday, May 15, 2007

Gold Review

Emas Menguat, Minyak Naik

Harga emas menguat pada hari Senin kemarin menyusul melemahnya USD dan naiknya harga minyak yang mana telah mendorong kembali kepercayaan investor, sementara penguatan platinum mendapat dukungan dari proyeksi minimnya suplai dari perusahaan pengilangan minyak Johnson Matthey.
Harga emas di pasar spot naik ke level $672.65/673.15 per ounce dari posisi penutupan New York hari Jum’at di $670.60/671.10.
Emas tercatat menembus level terendah 1 bulan di level $664.00 Kamis lalu ketika USD mengalami rally dan tekanan jual pada pasar equity telah mendorong risk-averse investor untuk memangkas gold holdings mereka.
Simon Weeks dari ScotiaMocatta mengatakan bahwa pekan ini emas diawali dengan kondisi positif dimana USD melemah dan perhatian politik di Iran kembali muncul.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad hari Senin menegaskan bahwa akan melakukan “pembalasan” yang sangat kejam jika AS menyerang negerinya, dengan alasan untuk menghentikan kegiatan program nuklir Iran.
USD melemah, turun dari level tertinggi 1 bulan terhadap euro menjelang dirilisnya data inflasi pekan ini dan sejumlah komentar dari petinggi The Fed, dimana diharapkan akan memberikan indikasi kemanakah nasib suku bunga AS berikutnya.
Harga London Brent crude oil naik di atas $67 per barel, level tertinggi sejak 1 Mei menyusul Arab Saudi mempertahankan suplai minyak OPEC hingga Juni dan adanya hambatan suplai dari Afrika Barat.
Sementara itu, platinum menguat di level $1,334/1,338 per ounce dibandingkan $1,328/1,333 posisinya Jum’at lalu. Pekan lalu harga menembus level $1,340 per ounce, level tertinggi sejak 21 November.
Pekan in diawali oleh laporan dari Johnson Matthey, yang mengatakan bahwa platinum akan mencapai level rekor tertinggi di $1,400 dalam 6 bulan kedepan dipicu oleh maraknya pembelian dan minimnya suplai.
Namun Matthey memprediksi pasar platinum akan memperlihatkan kondisi surplusnya di tahun 2007.
Seorang pelaku pasar berpendapat bahwa laporan Matthey menopang harga di pasar namun nampaknya masih perlu sejumlah trigger untuk mendorongnya menembus level $1,400 per ounce.
Kenaikan harga platinum belakangan ini juga dipicu oleh adanya aksi mogok dan kelangkaan suplai di pasar. Namun di sesi akhir London, emas melemah seiring dengan melemahnya tembaga, namun masih mendapat dukungan dari melemahnya USD dan naiknya harga minyak.
Harga emas di pasar spot tercatat turun ke level $668.80/668.40 per ounce sekitar pukul 21.46 WIB dari posisi penutupan New York hari Jum’at di $670.60/671.10. Tembaga juga melemah 2.5% di level $7,680/7,700 per tonne. Pelaku paar mengatakan bahwa melemahnya emas banyak dipengaruhi oleh melemahnya tembaga.


The Ubuntu Counter Project - user number # 16649